Transaksi kolektif PLN di SBPAYS adalah cara menyimpan banyak ID pelanggan PLN Pascabayar dalam satu grup, melakukan inquiry atau cek tagihan secara massal, memverifikasi hasilnya, lalu memproses pembayaran hanya untuk tagihan yang sudah benar.
Jawaban singkat: login ke SBPAYS melalui PC/laptop, buka layanan POSTPAID (Listrik Paska Bayar) dan menu Daftar Bayar atau menu kolektif yang tersedia, buat grup, tambahkan pelanggan, lakukan inquiry, periksa seluruh hasil, lalu proses pembayaran dan cek status setiap transaksi sebelum mencetak struk.
Penting: membuat grup, menambahkan pelanggan, melakukan import, dan inquiry belum berarti tagihan sudah dibayar. Saldo digunakan ketika agen mengonfirmasi pembayaran. Artikel ini mengikuti tampilan SBPAYS PC yang diverifikasi pada 13 Agustus 2026. Nama atau posisi tombol dapat berubah jika antarmuka SBPAYS diperbarui.
Apa yang Perlu Disiapkan?
- PC atau laptop yang dapat mengakses SBPAYS melalui browser;
- OnService aktif dan angka versinya tampil pada bagian Versi Plugin di halaman login;
- ID pelanggan PLN Pascabayar yang sudah diperiksa;
- grup kolektif yang sesuai;
- saldo mencukupi saat pembayaran akan diproses.
Gunakan halaman Login SBPAYS resmi. Jika Versi Plugin kosong atau login bermasalah, ikuti panduan mengatasi gagal login SBPAYS terlebih dahulu.
Cara Transaksi Kolektif PLN di SBPAYS
1. Buat grup kolektif PLN
- Login ke SBPAYS melalui PC atau laptop.
- Buka layanan POSTPAID (Listrik Paska Bayar).
- Pilih tab Daftar Bayar.
- Klik Tambah Group.
- Isi Nama Group, Telepon, dan Nama Kontak. Ketiga kolom ini wajib diisi. Kolom Keterangan boleh dikosongkan.
- Klik Simpan.
Pada tampilan SBPAYS PC yang diverifikasi 13 Agustus 2026, menu ini berada di modul POSTPAID pada tab Daftar Bayar. Daftar grup menampilkan kolom Option, Nama, Kontak, Telepon, Anggota, Terakhir Inquiry, Terakhir Bayar, dan Status. Status Inquiry menunjukkan grup telah melalui proses pengecekan tagihan, bukan bahwa seluruh tagihan sudah dibayar.
Pada kolom Option, ikon dari kiri ke kanan adalah Edit Group, List Member, Hapus Group, dan Transaksi Group. Gunakan List Member untuk mengelola anggota grup dan Transaksi Group untuk memulai inquiry atau pembayaran kolektif.
2. Tambahkan ID pelanggan ke dalam grup
Buka grup yang sudah dibuat, lalu tambahkan pelanggan dengan salah satu cara berikut:
- Input manual: klik List Member lalu Tambah Member, isi ID Pelanggan dan Nama Pelanggan, kemudian klik Simpan.
- Import: klik List Member lalu Import. Untuk kolektif PLN Pascabayar, panduan yang diverifikasi mendokumentasikan file .xls atau .txt berisi daftar ID pelanggan tanpa nama. Pilih file tersebut, lalu klik Import.
Untuk data dalam jumlah banyak, ikuti cara import data kolektif SBPAYS di PC/laptop. Untuk PLN Pascabayar, format yang sudah terverifikasi adalah .xls atau .txt berisi daftar ID pelanggan tanpa nama.
Sebelum melanjutkan, pastikan tidak ada ID salah ketik, digit terpotong, spasi tambahan, atau pelanggan ganda.
3. Lakukan inquiry atau cek tagihan
- Pada daftar grup, klik ikon Transaksi Group (gambar uang) untuk membuka proses transaksi grup.
- Klik Cek Tagihan Baru.
- Pada jendela Member Group List, pilih ID pelanggan yang akan dicek lalu klik Proses Inquiry.
- Tunggu sampai proses inquiry selesai. Jika kolom Status grup menampilkan Inquiry, artinya grup sudah berada atau terakhir diproses pada tahap inquiry. Status ini tidak membuktikan bahwa semua ID pelanggan berhasil dicek; hasil tiap ID tetap harus diperiksa pada rincian inquiry.
- Klik ikon Transaksi Group lagi untuk membuka rincian hasil inquiry.
Inquiry belum merupakan pembayaran. Jangan menekan proses bayar sebelum jumlah pelanggan dan rincian tagihan selesai diperiksa.
4. Verifikasi hasil inquiry sebelum membayar
| Yang diperiksa | Tindakan |
|---|---|
| ID dan identitas pelanggan | Cocokkan dengan daftar pelanggan yang dikelola. |
| Jumlah pelanggan berhasil | Bandingkan dengan jumlah anggota yang seharusnya ditagihkan. |
| Periode dan nilai tagihan | Periksa informasi yang ditampilkan sistem sebelum dibayar. |
| Biaya admin dan total pembayaran | Gunakan nilai yang tampil pada sistem dan pastikan total sudah sesuai. |
| Saldo agen | Pastikan cukup untuk seluruh transaksi yang akan diproses. |
5. Proses pembayaran
Setelah rincian hasil inquiry terbuka, centang Check All jika semua ID pelanggan akan dibayar, atau centang hanya ID pelanggan tertentu bila pembayaran dilakukan sebagian. Jika diperlukan, gunakan Kalkulator lalu masukkan nominal pembayaran pada kolom Bayar. Setelah seluruh data sesuai, klik Proses Bayar.
Pada halaman yang sama tersedia Cetak Daftar Inquiry untuk mencetak hasil inquiry dan Export Daftar Inquiry untuk menyimpan hasil inquiry ke komputer loket.
Jika koneksi terputus atau halaman tidak memberikan hasil yang jelas, jangan langsung mengulang pembayaran. Periksa laporan, riwayat transaksi, atau mutasi terlebih dahulu agar tidak terjadi transaksi ganda.
6. Periksa status setiap transaksi
Setelah pembayaran, cocokkan kembali jumlah transaksi berhasil dengan daftar pelanggan. Status transaksi perlu dipastikan satu per satu sebelum bukti diserahkan.
- Berhasil: transaksi dapat disimpan atau dicetak struknya.
- Pending: jangan dicetak sebagai bukti pembayaran final dan jangan langsung diulang; tunggu pembaruan status.
- Gagal: jangan dicetak sebagai struk berhasil. Periksa potongan saldo dan penyebab kegagalan sebelum mencoba kembali.
- Status tidak jelas: cek laporan/history dan mutasi saldo terlebih dahulu.
Untuk pemeriksaan saldo, status, atau refund, baca panduan laporan, mutasi saldo, dan refund SBPAYS. Jika transaksi sudah berhasil dan perlu dicetak kembali, gunakan cara cetak ulang struk SBPAYS di PC/laptop.
Bagaimana Jika Ada ID PLN yang Gagal Inquiry?
- Periksa kembali seluruh digit ID pelanggan.
- Hapus spasi atau karakter tambahan.
- Pastikan ID tidak tercatat dua kali dalam grup.
- Lakukan inquiry ulang setelah data diperbaiki.
- Coba cek ID tersebut melalui transaksi individual untuk mengisolasi masalah.
- Jika banyak ID gagal bersamaan, periksa layanan dan hubungi support resmi SBPAYS bila diperlukan.
ID gagal inquiry tidak selalu berarti transaksi gagal. Penyebabnya dapat berupa salah ID, belum ada tagihan, data ganda, atau respons layanan yang sedang bermasalah.
Perbedaan Kolektif PLN, Import Data Kolektif, dan Multi Payment
| Fitur | Fungsi utama | Kapan digunakan |
|---|---|---|
| Kolektif PLN | Mengelola, mengecek, dan membayar banyak ID pelanggan PLN Pascabayar dalam satu grup. | Untuk pelanggan PLN rutin atau pembayaran berkelompok. |
| Import data kolektif | Memasukkan banyak ID pelanggan ke dalam grup dari file. | Tahap persiapan sebelum inquiry dan pembayaran kolektif. |
| Multi Payment | Nama modul tersendiri pada aplikasi SBPAYS PC; fungsi dan alur operasionalnya menunggu dokumentasi aktual. | Gunakan hanya saat menu yang dibuka benar-benar berlabel Multi Payment. |
Untuk layanan air, baca cara transaksi kolektif PDAM SBPAYS. Untuk memahami batas intent fitur lain, lihat pengenalan modul Multi Payment SBPAYS.
Tips Aman Mengelola Transaksi Kolektif PLN
- gunakan nama grup yang konsisten dan mudah dicari;
- verifikasi pelanggan baru sebelum dimasukkan;
- hapus data ganda atau pelanggan yang tidak lagi dikelola;
- samarkan ID pelanggan, nama, saldo, dan data transaksi pada screenshot publik;
- periksa total dan saldo sebelum memproses pembayaran;
- jangan mengulang transaksi yang masih pending atau belum jelas;
- cetak atau serahkan struk hanya untuk transaksi yang sudah berstatus berhasil.
FAQ Transaksi Kolektif PLN
Apakah membuat grup atau melakukan inquiry memotong saldo?
Tidak. Membuat grup, menambahkan pelanggan, import data, dan inquiry belum merupakan pembayaran. Saldo digunakan ketika agen mengonfirmasi proses bayar.
Apakah transaksi kolektif PLN sama dengan Multi Payment?
Tidak. Transaksi kolektif PLN menggunakan Group, List Member, dan Transaksi Group untuk banyak ID pelanggan PLN. Multi Payment adalah modul tersendiri; fungsi dan langkah operasionalnya menunggu dokumentasi aktual.
Apakah transaksi pending boleh langsung diulang?
Jangan. Periksa laporan, status, nomor referensi bila tersedia, dan mutasi saldo terlebih dahulu agar tidak terjadi pembayaran ganda.
Apakah struk boleh dicetak ketika transaksi masih pending atau gagal?
Jangan mencetak atau menyerahkan struk sebagai bukti pembayaran final sebelum status transaksi benar-benar berhasil.
Apakah fitur kolektif PLN tersedia di Android?
Panduan ini difokuskan pada PC/laptop karena pengelolaan grup dan import data lebih sesuai dilakukan di sana. Ketersediaan menu Android dapat mengikuti versi aplikasi dan fitur yang aktif.
Temukan tutorial lainnya melalui Panduan Lengkap Aplikasi PPOB SBPAYS.
Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2026.




